solidiance

2 Tahun di Solidiance

Awal bulan mei tahun 2017 ini, terhitung saya sudah berada di Solidiance Asia selama 2 tahun. Tapi ada satu hal yang istimewa, yakni peran saya tahun ini, setelah 1 tahun menjadi SEO Specialist, tahun 2017 ini saya di percaya menjadi SEO Lead dan kemudian bisa merekrut para SEO lain seperti contoh Rizam.

Jika flashback ke 2015, sejujurnya bukan perkara mudah untuk membuat keputusan bergabung ke sebuah perusahaan, 2015 ada salah satu momen dimana karir saya sebagai freelancer alias pengangguran cukup berjalan dengan baik. Jasa SEO jalan, AdSense jalan, dan project-project lain juga jalan. Jadi tidak ada bayangan sebenarnya untuk menekuni dunia profesional, rasa-rasanya sudah cukuplah penghasilan saya saat itu.

Tapi entah mengapa, ditengah ketidaktertarikan saya ini, saya malah menerima tawaran dari perusahaan Singapore ini. Saya masih ingat dengan jelas, saat ini saya menerima email di sekitar jam 11-12 malam. Ketidakteritarikan saya untuk bekerja di sebuah perusahaan, membuat ego saya sebagai orang yang dikenal sebagai salah satu pakar SEO meninggi, wajar saja usia saya masih baru 21 tahun kala itu. Agak songong juga waktu itu.

“Saya nggak mau ke Jakarta buat interview, kalau mau ya kasih saya case aja, ini nama saya sebagai Pakar SEO (sambil saya tunjukin blog-blog yang memuat artikel tentang pakar SEO dan menyatut nama saya)”, ujar saya waktu itu.

“Oke, nggak masalah kamu kerjain deh ini case, saya kasih waktu max 3 bulan. Kalau udah lapor ke saya”, jawab Mas Dian.

Ya nggak tau karena emang jalan rezekinya harus ke Jakarta atau karena apa, dalam 6 keyword yang diminta udah page 1, jadinya mas Dian ini yang panik karena harus buru-buru nyiapin dokumen buat saya.

Di Jakarta, khususnya di Perusahaan ini. Saya belajar banyak hal dari orang hebat, dari orang yang ngomong bahasa Inggrisnya cuma bisa I Love U, minimal sekarang saya bisa ngomong How Are You? Tapi satu hal yang jelas, perusahaan ini memberi banyak hal baru dalam hidup saya, yang jelas ada perubahan pola berfikir yang tak bisa saya jelaskan ke khalayak umum.

Ya gimana enggak sih, siapa yang bisa membayangkan orang kampung yang tinggal di kabupaten kecil bernama Magetan, kuliah juga cuma D1, bahasa Inggris dulunya ancur, tapi jalan hidup ternyata membawa saya untuk bergaul dengan konsultan Bisnis dari berbagai penjuru dunia. Di tambah lagi, saya sekarang jajaran Lead di perusahaan ini lo (benerin kerah), ini jujur yang saya heran, orang dengan pendidikan setara saya hanya bakal di pandang sebelah mata sama mayoritas perusahaan lokal. It’s fact!

Berbicara mengenai Solidiance dalam perjalanan hidup saya, perusahaan ini bagi saya adalah sebuah sekolah yang menyenangkan. Saya bisa belajar dari mas Dian, saya bisa belajar bisnis dari Gervasius Samosir yang ngehitz seantero jagat, saya juga bisa belajar dari para konsultan bisnis lain, bahkan jajaran partner dan CEO. Ilmu-ilmu yang saya dapat disini baik secara langsung maupun tidak langsung, pada akhirnya bisa saya padu-padankan dengan digital marketing.

Satu hal terakhir, saya tidak tau sampai sejauh mana saya akan melangkah bersama perusahaan ini, jelas saya punya mimpi-mimpi tersendiri. Tapi satu hal yang jelas, selama saya disini saya akan selalu memberikan 110% yang terbaik untuk perusahaan ini, bukan hanya untuk kepentingan saya pribadi, melainkan sebagai balas budi terhadap apa yang sudah perusahaan berikan kepada saya.

Jakarta, 7 Mei 2017.

Seorang blogger, writer, traveler dan photographer. Author MastahSEO.com, Founder Artikel.co & Co-founder Manjadda.com. Dapat dihubungi melalui mail@airul.id.

2 Komentar: Pada 2 Tahun di Solidiance

Tinggalkan balasan:

Email Anda tidak akan kami publikasikan.