Why I Love Cat?

Seseorang pastilah memiliki hobi tersendiri, ada yang hobi main game, ada hobi naik ke gunung, ada yang suka pelihara hewan, macem-macem. Berbicara mengenai memelihara hewan, saya punya hewan peliharaan favorit tersendiri, pertama ikan, dan kedua adalah kucing. Tapi disini saya cuma akan bahas masalah kenapa saya bisa suka kucing.

Ini pertanyaan seringkali dilontarkan orang-orang di sekitar saya, apalagi mantan-mantan pacar saya :D. Kebanyakan mantan saya itu takut atau geli sama kucing, “kamu apa gak geli sih?”, pertanyaan yang paling sering saya denger.

Sejak kecil, saya ini gak pernah absen melihara kucing, mulai dari namanya Bangkrut, Lupus, hingga Zacky dan sekarang Rossi. Berbicara mengenai nama, ada satu hal yang unik dari penamaan kucing-kucing saya, rata-rata mereka punya nama yang sama setiap generasinya, terutama setelah generasi Lupus. Terihitung saya punya 4-5 kucing bernama Zacky.

Yang Rossi ini jauh lebih unik, kucing ini berjenis Anggora, sudah melahirkan 2 kali dengan total anak 6 ekor. Beberapa anaknya sudah diminta sama anak orang, kemduian anak generasi pertamanya tinggal 1 ekor, tapi sayangnya beberapa hari yang lalu ditabrak motor dan mati.

Anak dari generasi keduanya ini masih 1 ekor juga, manut banget dan ngintil saya terus kemana-mana. Tapi satu hal yang unik adalah, nama ketiga kucing ini sama, Rossi. Kenapa bisa kaya gitu?

Pemilihan nama kucing itu biasanya ditentukan oleh ibu saya, kadang sekedar nyeletuk aja. Dulu karena punya banyak kucing, males kalau harus manggil satu-satu dengan nama yang beda-beda buat ngasih makan, alhasil semua kucing dikasih nama yang sama. Jadi kalau waktunya makan, tinggal panggil aja tuh, “Rossi!”, ntar bakal lari dari ruang tengah, dari dapur, dari lantai atas, dan dari berbagai penjuru. Dan ini yang akhirnya jadi pemandangan yang lucu.

Nah, setelah nulis tulisan yang gak jelas diatas, saya mau jelasin kenapa saya suka kucing.

Sejujurnya saya juga gak tau, i have no reason. Mungkin karena emang karena keluarga saya suka kucing, tapi ada kok kakak sepupu saya yang keluarganya suka kucing tapi dia geli juga sama kucing. Tapi bagi saya pribadi, kucing itu lucu dan menghibur. Apalagi tingkah kucing anak, kadang kita bisa sangat menghibur dan ngurangin stress. Saya juga pernah baca, mengelus-ngelus bulu kucing itu bisa mengurangi stress.

Tapi yang jelas, saya juga gak ngerti kenapa saya suka kucing 😀

Seorang blogger, writer, traveler dan photographer. Yang jelas saya tidak suka menjadi seorang haters, apalagi hatersnya kamu. Iya kamu.

Tinggalkan balasan:

Email Anda tidak akan kami publikasikan.

Site Footer